Tweeter button
Facebook button
Reddit button
Myspace button
Linkedin button
Webonews button
Delicious button
Digg button
Flickr button
continue reading hover preload topbar hover preload widget hover preload

Kunci Sukses

Posted on: 15th February 2010 by: Kata Bijak Motivasi

Saya tidak tahu apa kunci kesuksesan, tapi kunci kegagalan adalah mencoba untuk membuat semua orang senang.

I don’t know the key to success, but the key to failure is trying to please everybody.
~ Bill Cosby

Related posts:

  1. Kegagalan
  2. Langkah Sukses
  3. Katakan Tidak
  4. Manusia Pebisnis
  5. Pemilik Hati
Respond
  • 59 responses to "Kunci Sukses"

  • Comment posted on 3rd March 2010 at 20:45 B@ska

    I Like.. kata – kata mu.

  • Comment posted on 3rd March 2010 at 17:52 Marya Ulfah

    Bagi aku kegagalan itu merupakan salah satu tolak ukur apa kita mampu bangkit atau tidak sama sekali.. Lagipula kegagalan merupakan kunci kesuksesan bagi orang” yang mau berusaha

    saran aku sih `jangan pernah menyerah untuk sesuatu yang kita perjuangkan. sedikit apapun kemungkinan untuk menang, walaupuin pada akhirnya kita gagal, hal tersebut tidaklah sia-sia, karena kita telah berusaha`

  • Comment posted on 1st March 2010 at 1:04 ronny bhayuda

    Mimpiku tinggi banget tapi ga nyampe2. Jalan ditempat kali ya mba?
    Thanks banget suport n imel2nya.

  • Comment posted on 26th February 2010 at 16:32 santy

    mb dini yang selalu ceria…
    kadang hidup penuh keraguan, akibat dari pikiran yang tidak fokus, ternyata setelah dipahami dengan kedewasaan bahwa dalam setiap usaha pasti ada hasilnya, jika usaha nya baik maka hasilnya kebaikan, sebaliknya jika usahanya buruk, maka keburukan yang didapatkan. ‘Bekerjalah sebaik-baiknya, maka segala yang diharapkan yaitu tahta, harta, kata, dan cinta akan didapatkan’.

  • Comment posted on 26th February 2010 at 0:52 kusnadi

    membuat senang orang merupakan kebahagian yg terbatas pada listas dunia dan akherat..apa arti semua kalau kita penuh kepalsuan..jadi marilah kita berbagi ilmu dan ksasih sayang kepada semua umat manusia.. untuk kebaikan dunia DAN AKHERAT..hanya amalan yg baik yg dapat kita bawa sampai diujung kehidupan maupun kematian dan amalan buruk merupakan resitansi untuk menjadi makluk ciptaan yg mengecewakan sang Khalik.

  • Comment posted on 25th February 2010 at 16:12 shandy gautama

    sukses menurut aq…

    menikmati yg bener2 ingin kita capai sampai mati

  • Comment posted on 24th February 2010 at 8:02 muhammad burhanuddin

    maju trs ank2 muda indonesia,,,,
    saya pnya kta bjak nich,,
    “buatlah orang lain tersenyum dan ktawa,jagn tersenyum dan tertawa buat org laen,,”(burhan}

    dan

    mulailah berpikir dwsa,bkn dwsa mulai berpikir”

    mksh,,

  • Comment posted on 24th February 2010 at 7:58 muhammad burhanuddin

    maju trs ank2 muda indonesia,,,,
    saya pnya kta bjak nich,,
    “buatlah orang lain tersenyum dan ktawa,jagn tersenyu dan tertawa buat org laen,,”(burhan}

  • Comment posted on 24th February 2010 at 1:07 Baddra

    Bingung emg klo udh bahas yg nama’y kehidupan..Klo saya mah pasrah ja dah ma tuhan..

  • Comment posted on 22nd February 2010 at 23:55 handoko

    Ingin bertanya”’ apakah” kapan kita sukses bisa di ramalkan”???? jujur untuk saya sendiri” saya sudah merasa bosan dengan kehidupan ini”’ kehidupan yang saya alami dari sebelum lahir mungkin sudah menderita” hingga sekarang saya sudah berumur 26 thn’’saya masih saja harus mencari kehidupan yang benar”’ intinya susah dan tak pernah mendapatkan hidup yang sebenarnya”’ apakah masih ada harapan untuk saya sukses swatu hari nanti ?????????????

  • Comment posted on 22nd February 2010 at 16:48 Sarah Marley

    aku tidak mengerti apa maksudnya??

    bgii yg ngerti tolong jelasin dong…

  • Comment posted on 22nd February 2010 at 9:45 dimas

    kalo mrnurut aku sih yang namanya kesuksesan memanglah tidak datang dengan sendirinya . kesuksesan harus dicapai dengan kerja keras dan usaha yang maksimal. saya pernah mendapat pesan : “tertutpnya 1 jalan menuju kesuksesan, maka 1000 jalan menuju sukses akan tertutup juga. sebaliknya terbukanya 1 jalan menuju sukses akan membuka 1000 jalan menuju kesuksesan”. yach… walaupun sampai saat ini saya belum menemukan 1 jalan itu, saya akan tetap terus mencarinya sampai saya menemukan 1 jalan menuju kesuksesan itu. aku yaqin seyaqinnya 1 jalan itu telah dibuat untukku supaya aku bisa mencapai kesuksesan itu.

  • Comment posted on 21st February 2010 at 12:22 effendi

    SALAM SEJAHTERA BUAT SEMUANYA :

    KESUKSESAN MENURUT SAYA ADALAH SUATU HASIL YANG DAPAT DIPERLIHATKAN KEPADA ORANG LAIN BUKAN DIRI KITA SENDIRI YANG SELALU DAN SELALU MERASA KURANG ATAS APA YANG TELAH DI DAPAT, INI BUKAN SUATU ASUMSI BAHWA INI KALIMAT PESIMISTIS.
    TETAPI, BILAMANA KITA DAPAT MENSYUKURI APABILA HARI INI, YA HARI INI, BAIK DIRI KITA APA LAGI ADA ORANG LAIN YANG MEMBERIKAN PENDAPATNYA BAHWA KITA SUKSES, ADALAH SUATU KEBAHAGIAAN YANG TAK TERNILAI, MULAI DARI MEMBERIKAN SEDIKIT HASIL KESUKSESAN KITA KEPADDA ORANG YANG PALING KITA CINTAI SERTA YANG LAINYA,KARENA SUATU KESUKSESAN ADALAH DIMANA SEORANG INSAN DAPAT MEMBERIKAN DAN MENERIMA APAPUN WUJUDNYA DENGAN SKALA KECIL MAUPUN BESAR,KEPADA SEMUA YANG ADA DI SEKITAR HIDUPNYA.

    TIADA KESUKSESAN TANPA SUATU PERMASALAHAN BUKAN SUATU PENGORBANAN ,
    KARENA SUATU PERMASALAHAN, ITU AKAN MEMBUTUHKAN SUATU PENGORBANAN,
    SEDANGKAN SUATU PENGORBANAN , TIDAKLAH SELALU DAN SELALU MENIMBULKAN SUATU PERMASALAHAN.

    KESUKSESAN ADALAH DIMANA KITA MENDENGAR SUATU UNGKAPAN KEBERHASILAN YANG HANYA DAPAT DI BERIKAN OLEH ORANG LAIN, KARENA SECARA PRIBADI KITA SELALU MERASA DIRI SENDIRI BELUMLAH SUKSES SAMPAI KAPANPUN WAKTUNYA.

    MERASA BERSYUKUR ATAS APA YANG TELAH DI RAIH DAN DIDAPAT PADA HARI INI ADALAH SUATU KESUKSESAN HASRAT HATI YANG TIADA TARA, ITUPUN DI SERTAI DENGAN CARA MEMBERIKAN SUJUD SYUKUR ATAS APA YANG TELAH KITA DAPATKAN SELAMA INI KEPADA TUHAN SANG PENCIPTA .

    TERIMA KASIH.

  • Comment posted on 20th February 2010 at 23:34 Sandi Prayoga

    Tetap semangat dan berjuang , walaupun kegagalan datang pada kita. di balik semua itu pasti ada keberhasilan… Trims Bu Dhini

  • Comment posted on 20th February 2010 at 19:43 Denny

    Dear Mba Dhini
    Bagaimana jika pilihan itu berkaitan dengan keluarga, contoh :
    Saya ingin memilih tempat kerja lain yang memungkin kan saya untuk berkembang ketimbang bertahan dikerjaaan sekarang tp terkebiri tapi disisi lain keluarga saya sangat tdk setuju dengan berbagai alasan dan pertimbangan.

  • Comment posted on 20th February 2010 at 13:31 didik

    saya pernah mengalami kisah menentukan pilihan saat harus memilih antara pekerjaan di kantor dengan mlm. Saat itu saya merasa sulit sekali menentukan itu karena pekerjaan saya pas mapan-mapannya namun di sisi lain saya nggak ingin terus ikut orang saya ingin mandiri. Akhirnya kulepas pekerjaanku dan saya ikut mlm. Saya puas karena akhirnya memilih yg paling tepat.

  • Comment posted on 19th February 2010 at 19:51 taufikmaulana

    mba,…saya mau minta saran nie
    tak kala seseorang tak punya tujuan hidup dan yang ada ddlam pikiran nya hanya jalani saja kehidupan …
    ketika itu apa yang harus di lakukan,…
    agar tercapai ny kesuksesan didalam dirinya sendiri…

  • Comment posted on 19th February 2010 at 19:43 renata nertiana

    very appreciated..thank’s ya

  • Comment posted on 18th February 2010 at 16:14 daulat freddy

    Apapun kata-kata mbak dhini semuanya adalah benar, namun keberhasilan tentu tidak datang begitu saja. Artinya jika ingin sukses, maju gunakanlah jalur dan target yg benar dan terstruktur sehingga rencana yg sudah dibangun sejak awal dapat diterapkan secara konsiten. Memang sulit untuk melakukan hal seperti itu, namun kebiasaan dan konsisten dapat menjawab hal tersebut. Nah saya ingin sharing bagaimana tanggapan mbak dhini, thanks mbak

  • Comment posted on 18th February 2010 at 9:06 marcelina aice josefhin...

    betul banget kunci kesuksesan itu membuat orang senang….tapi ada tapinya…….kadang membuat orang senang itu butuh pengorbanan…

  • Comment posted on 17th February 2010 at 17:04 Boyke trisnadi

    Mba Dini,
    saya sangat setuju Hidup ini memang pilihan ! apa yang ingin kita pilih sebagai jalan hidup kita,kita juga yang harus menentukan, tetapi perlu juga menjadi pertimbangan sebelum menentukan pilihan bahwa apapun pilihan kita selalu ada resiko yang harus kita hadapi ! maka jadilah kita sebagai Bos untuk diri kita sendiri ! pertimbangkan masak-masak segala sesuatu dari segala segi/kaca mata kemudian putuskan, dan pantang untuk menyesali apapun yang sudah diputuskan ! kalau gagal itulah resiko & jadikan sebagai pengalaman yang berharga & sekaligus guru ! agar kemudian hari tidak terulang lagi kegagalan yang sama

  • Comment posted on 17th February 2010 at 15:05 Astrid

    paling berat adalah kalau malam, pulang kerja sudah malam, harus beres2 rumah, tidurin anak2 dulu, lalu baru ada waktu yang di waktu ini sungguh sudah capek sekali.
    Tapi demi mimpiku, aku harus tetap meluangkan waktu untuk mengerjakan bisnis online ku…

    ada berat lagi, jika di hari minggu harus datang ke meeting untuk bisnisku, sementara tuntutan keluarga adalah standby buat mereka…. tapi biar bagaimanapun sedihnya, tetep berangkat demi meraih mimpi.. yang tujuannya juga untuk keluarga

  • Comment posted on 17th February 2010 at 12:36 Reginna Novryan Francisca

    kalau aku memang rada kurang suka memperdulikan orang yg tidak senang dengan saya karena toh saya sudah membuat senang sebagian orang :)

    sayapun di hadapkan 2 pilihan yang sulit :
    1. Pacar saya yg sudah 4 tahun kami berpacaran, cemburu dengan sahabat saya yg juga sudah 4 tahun bersahabat, karena dia bilang saya agak lain dengan sahabat saya di banding dengan teman2 saya yang lain. jadi saya harus memilih PACAR atau SAHABAT?
    2. Papa saya memiliki anak lagi dari perempuan lain (yg jelas2 teman mama saya dan dia mengetahui masa kecil saya dan adik2 saya), jadi saya harus memilih melepas dia untuk anaknya atau tetap memilih papa saya tapi harus menerima kenyataan yg sangat pahit? (karena saya baru mengetahui itu semua stelah anak itu berumur 4 tahun)

    dan karena inspirasi dari email2 mba dini dan setelah saya berdiskusi dengan Allah, saya akhirnya memutuskan untuk :
    1. rela memilih pacar saya dan sekarang sahabat saya menjauhi saya dan bnar2 marah :(
    2. saya, mama, dan adik2 tetap memilih papa dan tetap membantu adik tiri saya tanpa sepengetahuan papa saya, karena papa saya berjanji untuk tetap di sisi kita di banding memilih perempuan tersebut yg sudah membuat anak2 dan istrinya hancur saat mndengar pengakuan papa saat itu.

    Tapi saya pun tidak pernah menyerah dalam hidup ini, dan saya selalu bermotto dalam hati, saya tidak akan meninggalkan orang2 yg saya sayang sebelum saya membuat mereka bahagia :)

  • Comment posted on 17th February 2010 at 11:31 jossy

    kesuksesan sbnrny…sdh ada d dpn mata kt…
    namun hanya saja..mgkn mata kt blm bs melihat krn kt blm terlalu jauh mengejarny.oleh krn itu mgkn allah pada saat ini..blm mempercayai kt..

  • Comment posted on 16th February 2010 at 17:01 Bisnis Hosting

    Aku bereksperimen saat aku menawar harga mobil di showroom. Aku ingin mengetahui berapa harga terendah suatu mobil yang dijual salesman. Aku melakukan eksperimen. Prinsipnya “what if… then…”, jika harga ditawar sekian, maka bagaimana reaksi salesmannya? Aku sengaja minta diskon besar dulu misal Rp.10juta. Salesman biasanya akan menurunkan harga sedikit, katakan Rp.1juta. Untuk menguji, aku tinggal pergi showroomnya. Kalau tidak dipanggil, aku kembali lagi dan minta diskon Rp.5juta. Demikian seterusnya, sampai si salesman akhirnya menyerah, tidak bisa menurunkan harga lagi. Inilah informasi harga terendah yang diperoleh dengan eksperimen.

  • Comment posted on 16th February 2010 at 12:46 Kaos Bali

    kegagalan awal kesuksesan…..
    ttp semangat…..!!!:D

  • Comment posted on 16th February 2010 at 9:46 eristy

    saya dihadapkan pd 2 pilihan:
    1. berpacaran dengan gebetan sahabat sy dgn konsukuensi khlgn shbt2 sy
    2. mempertahankan shbt dan khlgn laki2 yg sy syg dan saya yakini untuk menjadi pendamping hidup saya

    apa yg hrz sy lakukan agar saya tdk khlgn mreka?

    • Comment posted on 18th February 2010 at 20:25 tian

      kalau aq jd u mending yang 2 coz sahabat akan selalu kekal walau ksempatan jad pendaping tu ga ad pie u nyakin aza suatu saat pasti dapet yang terbaik………..

    • Comment posted on 21st February 2010 at 11:58 effendi

      SALAM SEJAHTERA, MEMPERTEMUKAN DUA KUTUB YANG BERTOLAK BELAKANG ADALAH SUATU TINDAKAN YANG AMAT SANGAT MEMBUTUHKAN WAKTU DAN ENERGI, BILA MANA KITA TIDAK DAPAT MEMPUNYAI SUATU PRINSIP UNTUK MEMILIH YANG TERBAIK DAN KEKAL ADANYA UNTUK KITA.

      TERIMA KASIH.

    • Comment posted on 22nd February 2010 at 5:55 3site

      Bu dini, wanita yg hebat.. Andai q jg dpt istri sperti bu dini.. Btapa senangnya diriku. Hehe.. Salam sukses selalu! Visit my wapsite http://3site.co.cc thanx!

  • Comment posted on 16th February 2010 at 8:38 afnita roza

    mba dini nan hebat,,,,
    saya rasanya ingin berlari mengejar kesuksesan seperti mba,,,namun batu sandungan yg paling besar adalah karena saya selama ini masih gatek di internet,,,ditambah kesibukan saya di kantor,,,bikin iklan aja saya masih blm bisa,apalagi bikin blog. tapi saya yakin saya bisa,,mudah2han ebook dan bimbingan mba bisa saya praktekan. makasih ya mba,,,

  • Comment posted on 16th February 2010 at 7:57 Ipoeng

    Jeng Dini Shanti….

    Pernah dengarkah….???
    Bahwa untuk meraih “KESUKSESAN” itu harus DIPAKSA dan untuk melakukan tidak dibutuhkan mental PEGAWAI, tapi mental OWNER.

    Salam,
    Ipoeng Mashudi

  • Comment posted on 16th February 2010 at 7:09 Dina puspita

    tentang sebuah pilihan…
    sebetulnya..aku lebih mengarah pada hati…
    dan yang pasti aku selalu berpikir tentang dampak dan keuntungan kenapa aku harus memilih pilihan…
    and yang paling penting…aku gak boleh menyesal dengan apa yang telah aku pilih….
    walaupun da kemungkinan klo aku salah pilih…
    namun itu adalah pilihan hatiku…dan aku gak akan lega klo gak pilih….

    thats all..

  • Comment posted on 16th February 2010 at 2:57 bisnisonline Indonesia,sukses,mantap

    Mbak Dhini,
    Sukses adalah harapan semua orang (anak kecil aja tau), tapi untuk mencapai sukses itu gimaha ya, kog kayaknya agak sulit gitu lho.
    Kalau resepnya tak tambahi gimana nih mbak.
    Kunci Sukses itu terletak pada AKU.
    Kalau ingin jelasnya, lihat di blog saya. Siapa dan apa itu AKU ?

  • Comment posted on 15th February 2010 at 21:28 Fi Hakim

    PILIHAN DALAM HIDUP PASTI SELALU ADA ! mesti dalam hal kecil sekalipun apalagi hal-hal besar, memang tdk perlu menyenangkan banyak org apalagi dalam waktu bersamaan, tapi justru yang harus kita garis bawahi adalah -> tdk semua orangpun membuat kita nyaman krn adanya perbedaan pemahaman, tapi justru yang terpenting “dimanakah kita akan stay utk dapat menikmati sebuah pilihan” pasti dengan segala kedinamisannya, karena proses pilihan itu sendiri akan terus membuat sebuah pilihan sepanjang hidup kita….. go sukses & be happy with God !

  • Comment posted on 15th February 2010 at 17:39 Jessen

    Memang klu menghadapi masalah yg begitu tentu kt akan sulit untuk mengambil keputusan.
    Saya sering menghadapi masalah seperti itu. contohnya ketika saya disulitkan untuk mengambil keputusan soal pekerjaan, dimana saya harus pergi keluar kota untuk bekerja dan saya harus meninggalkan seseorang yang sangat saya cintai. Kata orang sich, kalau berhubungan jarak jauh pst keseringan gagal. Saat itu saya merasa dihadapkan dengan masalah yg sangat sulit. Tp saya percaya klu pilihan saya itu adalah benar. Karena saya bekerja juga untuk masa depan juga. itu adalah salah 1 dari kisah saya. Semoga Kita bisa menghadapi masalah yang mengharuskan kita utk memilih. Sukses Selalu utk kita smua..
    thanx…

  • Comment posted on 15th February 2010 at 17:00 ibnu

    GARAM DAN TELAGA
    Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu memang tampak seperti orang yang tak bahagia.
    Tanpa memb uang waktu, orang itu menceritakan semua masaahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya ..”, ujar Pak Tua itu.
    “Pahit …pahit sekali”, jawab sang tamu sambil meludah ke samping.
    Pak Tua itu sedikit tersenyum. Ia lalu mengajak tamu ini untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Ke dua orang ini berjalan berdampingan dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.
    Pak Tua itu kembali menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba ambil sedikit air dari telaga ini dan minumlah”. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi,”Bagaimana rasanya?”
    “Segar”, sahut tamunya. “apakah kamu merasakan garam, di dalam air itu?”, tanya Pak Tua itu lagi. “Tidak”, jawab si anak muda.
    Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh disamping telaga itu. “ Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama dan memang akan tetap sama. Tapi kepahitan yang kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu”.
    Pak Tua itu kembali memberikan nasehat. “Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”
    Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Pak Tua yang bijak itu, kembali menyimpan segenggam garam, untuk anak muda yang lain, yang sering datang kepadanya dengan membawa keresahan jiwa.

  • Comment posted on 15th February 2010 at 15:04 Indra Suryadarma

    Ketika dihadapkan dua pilihan yg sulit? Sy akan berdo’a, mendengarkan kata hati, renungkan sebentar baik/buruknya dan ambil tindakan dengan penuh keyakinan..

  • Comment posted on 15th February 2010 at 14:23 turisuna

    Beberapa tahun yang lalu waktu saya masih muda dan labil (ceritanya sekarang dah tua he3), saya cenderung memilih sesuatu yang sekiranya bisa membuat orang lain senang dan dipandang baik oleh orang pada umumnya, misalnya: saya kerja di sebuah bank walaupun saya gak pernah suka dengan aturan yang belibet dan kaku, pacaran harus dengan orang jawa karena keluarga berasal dari jawa, atau pakai baju yang serba rapi plus make-up karena kata orang-orang klo jadi cewek harus selalu tampak ayu. Saya sempat mencoba berada di track itu untuk beberapa tahun sampe akhirnya saya capek sendiri. Suatu saat saya memutuskan untuk keluar dari pakem dan menjadi diri saya sendiri, sekarang kondisi saya jauh berbeda dengan beberapa tahun yll, saya keluar dari pekerjaan sebagai Banker dan memulai usaha sendiri, saya malah pacaran dengan orang western, dan saya pakai baju yang saya rasa nyaman di badan, jadi bukan semata-mata agar enak diliat. Mungkin sekarang saya hidup pas-pasan tidak seperti dulu lagi, tapi saya merasa lebih bebas dan bahagia, saya berkesimpulan bahwa apa yang orang lain pikir bagus, belum tentu akan cocok untuk saya, jadi saya harus mencari jalan saya sendiri :)

  • Comment posted on 15th February 2010 at 13:44 ihkwati hanafiah

    wah coba aja semuanya..mana yg bagus nanti ketahuan sendiri..hi..hi

  • Comment posted on 15th February 2010 at 12:19 Ery

    Saya sudah coba macam2 teknik dan trik bagaimana meningkatkan kemampuan untuk mendapatkan penghasilan yang wajar sebulan misalnya, tapi semua para narasumber selalu bilang yang terbaik dan terbagus, tapi kalau dicoba hasilnya nol besar.
    Terima kasih atas infonya.
    Sukses buat anda Dhini Shanti
    Salam saya
    Ery Iswandi

  • Comment posted on 15th February 2010 at 11:27 irma setyawati

    Mbak Dini…keberhasilan perlu kesabaran
    Kalau orang bilang sabar itu ada batasnya..
    Kalau aku bilang sabar itu sampai mati…

  • Comment posted on 15th February 2010 at 10:48 Melinda

    Memang susah menghadapi pilhan yang kadang kita ingin melakukan tp blm tentu orang lain dapat menerimanya.
    Seperti saya saat ini, saya seorang ibu tunggal yang berusaha membesarkan anak semata wayang saya di lingkungan kel yang amat sangat keras, ditambah saya harus menampung kedua kakak saya yang sifatnya berbeda-beda.
    Disatu sisi saya senang bisa berbagi dengan kedua kakak saya namun disisi lain saya mengharapkan mereka punya pengertian sedikit & sebisa mungkin mengikuti aturan-aturan dirumah yang saya bikin, seperti tidak merokok di dalam rumah atau jangan berbicara yang kurang sopan karena mengingat perkembangan anak saya.
    Ehmmmm..tulisan mbak dini amat sangat meng-inspirasi saya, smg saya bisa menerapkan dalam kehidupan saya kelak, amin

    Salam hangat selalu..
    -Melinda-

  • Comment posted on 15th February 2010 at 10:37 enji

    terimakasih banyak mba, ngena banget, izin nulis beberapa kalimat “apapun yang saya lakukan pasti ada yang suka dan tidak suka dengan itu”
    saya sedih, saya sangat cinta dengan semua teman teman saya. Saya punya banyak teman dekat yang berbeda agama, sebenarnya kami sangat kontras, tapi saya senang berteman dengan dia. Karena perbedaan agama yang makin hari makin terasa, padahal saya hanya mencoba lebih taat terhadap agama, tapi malah berkesan anti agama mereka. Saya sedih ketika mereka satu persatu menjauh…

    Tapi setelah membaca daily email dari mba Dini, saya yakin yang saya lakukan dapat saya pertanggung- jawabkan… Meskipun sedih mereka pergi, tapi saya tidak akan menyakiti hati saya sendiri dengan melakukan hal hal yang tidak berkenan di hati saya. Demi kebaikan saya sendiri, saya… Saya yakin, Tuhan menciptakan mereka, Tuhan memperkenalkan mereka pada saya, dan Tuhan Maha Berkuasa untuk menggantikan mereka dengan teman teman baru. Maka saya rasa, ini hanya pergantian musim dalam hidup saya…

  • Comment posted on 15th February 2010 at 10:26 haris

    Wah memamng rasanya sering sekali kita dihadapkan dengan beberapa pilihan yang rumit.
    Beberapa pengalaman saya dengan hal ini saya cendrung mengambil langkah dengan mendahulukan yang prioritas… dan tentunya sama dengan mbak dini lebih memilih sesuatu yang dapat saya pertanggung jawabkan. atau paling tidak saya yakin saya mampu dan bisa diandalkan dalam hal tersebut.
    Memilih memaksimalkan sesuatu hal daripada melakukan keduanya lebih sering saya lakukan untuk menghindari resiko kehilangan keduanya.

    Sekian dulu sharing saya mudah2an dapat berguna sebagai pertimbangan rekan2 yang lain.

    Sukses selalu.
    Haris

  • Comment posted on 15th February 2010 at 9:43 Evi

    Tentang sbuah pilihan, saya pernah mengalaminya jg lho mbak Dini…mlh baru2 ini, tp skarang insya Alloh saya dah bulat dgn pilihan saya. Saya mau kluar dr pekerjaan d sbuah perusahaan. Saya mrasa sdh tdk sanggup lg menjalaninya, byk hal yg membuat saya kecewa & merasa hrs meninggalkan pekerjaan ini. Rencana saya ingin lbh byk waktu u/ kluarga tp ttp bsa menghasilkan uang meskipun saya d rumah. Sayapun trtarik dgn bisnis2 online d internet, tp blum bgitu faham menjalankannya, mdh2an mbak Dini bsa bantu saya, tks ya….

  • Comment posted on 15th February 2010 at 8:58 Fox pulsa

    Just okey, antara 2 pilihan yang baik. Ini pengalaman saya tentang 2 pilihan bisnis yang menurut saya bagus. Bisnis pertama sudah saya jalankan 6 bulan lamanya, dan tentu saja sudah memiliki banyak relasi. Setelah datang tawaran bisnis yang kedua, setelah saya pelajari, terasa cocok untuk di tekuni. Saya pun putuskan untuk terjun di bisnis kedua. Jadi otomatis relasi di bisnis pertama pun ditinggal, dan sebagian lagi beralih kebisnis ke dua saya.

  • Comment posted on 15th February 2010 at 8:45 Budi Wibowo

    Ya Betul kita tidak bisa membuat semua orang senang.
    Saya pernah dihdapakan pada dua pilihan yang seru, dimana saya harus memilih yang dua-duanya penting buat hidup saya. Tapi yang pertama saya pikirkan adalah saya harus bahagia (senang) dulu, karena mustahil saya akan menyenangkan orang kalo sayanya tidak senang. Setelah saya pikrikan mana yang akan membuat saya senang melakukannya, maka akan saya pilih dengan rasa tanggung jawab. Hidup akan terasa indah dengan bahagia, bahagia tidak datang dari luar, bahagia Allah berikan kepada kita ketika kita ijinkan bahagia itu ada.
    Terima kasih atas pencerahannya Mbak Dini. Ajari aku untuk menjadi yang terbaik

    Salam hangat,
    Budi Wibowo

  • Comment posted on 15th February 2010 at 8:33 Suparti Ninengah

    Hidup adalah perjalanan yang selalu harus kita terima jalani, menyenangkan orang baik adanya namun tidak semua yang senang itu mensyukurinya maka janganlah putus asa tidak bisa menyenangkan banyak orang dan kita hancur atau jelek bukan karna orang namun adanya pada diri sendiri atas sikap perbuatan dan sosialisasipada semua lingkungan. Maka belajar dan berjuanglah serta berhadaptasi yangbaiklah untuk kehidupan. seribu teman kurang 1 musuh banyak kata orang bijak.

  • Comment posted on 15th February 2010 at 8:21 ery

    Terima kasih mbak dhini………ini tuh pas banget sama pengalaman saya akhir2 ini, akhir2 ini juga saya harus memilih hal yang sulit yang harus saya ambil, tulisan ini sangat menginspirasi saya.

  • Comment posted on 15th February 2010 at 8:17 Reny

    saya pernah di adapkan pada 2 pilihan pada waktu itu
    1. pilih teman saya untuk berlibur
    2. menemani pacar saya untuk pergi bersama keluarganya
    3. ikut org tua menghadiri acara keluarga
    semua diwaktu yang sama

    awalnya saya bingung sekali menentukan pilihan karena ke tiganya adalah saat2 yang tepat untuk bersosialisasi mengikat tali silahturahmi, sampai pada akhirnya saya memutuskan untuk ikut org tua saya menghadiri acara keluarga dulu,setelah saya bertemu dengan keluarga besar org tua saya saya menelepon pacar saya dan bertanya apakah acaranya masih berlangsung,dan tanpa berpikir panjang pacar saya pun menjemput saya dan kita langsung berangkat ketempat acara pacar saya,,namun sayang sekali saya tidak bisa datang ke acara bersama tmn2 saya karna waktu sudah larut,,awalnya teman2 saya marah kepada saya tapi pada akhirnya mereka mengerti karena acara keluarga adalah yg terpenting yg harus dilakukan ,,begitu pula dengan acara pertemuan keluarga pacar saya itu sangat jarang bs terjadi,,sedangkan berkumpul dengan teman2 kapan saja bisa dilakukan..karena prinsip hidup saya adalah kebahagiaan diatas segalanya,,dan saya sangat ingin sekali membahagiakan ke dua orang tua saya.karena tidak ada yg lebih indah diabnding kebahagaiaan dan kebersamaan keluarga,

    ini adalah sebuah kisah nyata dalam hidup saya mengenai pilhan mba,,,
    thx

    • Comment posted on 15th February 2010 at 9:57 Harnanik (Nanik Idris)

      Mba Dini yang Genius….
      hingga saat ini saya mempunyai kegiatan yang terbentur dengan kesibukan beberapa pekerjaan rutin saya. namun saya ttp akan mencb u/ttp bs menyelesaikan satu per satu. tapi ada satu yang sangat membuat saya tak bs melirik kegiatan2 yg lain, yaitu : saat ini selain kudu menabung krn lg Pregnant sy kudu fokus dgn kerjaan yang berhubungan dgn Banking Equipment salah satunya (software u/kliring)hmmmmm….meskipun bkn sy yang buat tp team ku sgt membutuhkan kehadiran sy….dari sini sy jd lbh bs menghargai waktu dan pilihan hidup mmg meski kt pikirkan matang2 sblm kt melangkah.
      kiranya sekian sedikit dari hari2ku.
      tetep semangat,
      salam sukses selalu,
      Nanik
      yang pengen jd org Genius…hehehe…

  • Leave a Reply


    Required fields are marked *